Minggu, 08.01.2010, 01:47am (GMT)
  Depan
  Profil
  RSS
  Links
  PetaSitus
  Kontak
  CHATTING
 
INAHOST.COM | Hosting Murah IIX & USA mulai dari Rp. 6500/thn ; Jasa Pembuatan Website | Company Profile | Web Application | Corporate Identity | CD interactive ; Puasa Adalah Benteng Penghalang ; Antisipasi Praktis Terhadap Flu Babi (H1N1) ; Jurus-jurus praktis memulai bisnis
::| Kata_kunci:       [Cari_Lengkap]
 
Semua Artikel  
  Pemrograman
 » PHP
 » Java
 » Ajax
 » ASP
  Desain Grafik
  Desain Web
  Hacking
  SEO
  Hosting
  Komputer
  Aplikasi
  Musik
  Film
  Ponsel & PDA
  Tips & Triks
  Internet
  Blog
  Cinta
  Agama Islam
  Kesehatan
  Bisnis
  Motivasi
  Aneh dan Unik
  Linux
  Materi Kuliah
  Umum
  Tahukah anda?
  Humor
  Skripsi/PI/TA
  Informasi
  I Love Indonesia
  ::| Artikel langganan
Nama Lengkap:
Email:
 
 
 
Pemrograman » PHP
 
Sekilas Tentang Cake PHP
Rabu, 03.11.2009, 08:11am (GMT)

Sekilas Tentang Cake PHP
Oleh : Sunu Wibirama
1
Cake PHP atau orang lebih mengenalnya dengan nama CakePHP, adalah sebuah framework atau kerangka kerja untuk membuat aplikasi CRUD (Create, Read, Update, Delete) berbasis bahasa pemrograman PHP. CakePHP juga menjadi salah satu framework
pilihan yang memungkinkan seorang developer web untuk membuat sebuah aplikasi dengan karakter pengembangan RAD (Rapid Application Development), yang memungkinkan untuk digunakan dan dikembangkan menjadi aplikasi lain yang lebih kompleks. CakePHP masih satu trah dan mempunyai hubungan darah yang cukup erat dengan Ruby on Rails, sebuah framework pemrograman Ruby. Artikel kali ini akan menjelaskan sedikit mengenai CakePHP. Harapannya, sebagai developer web kita tidak hanya terpaku pada satu metode konvensional saja, akan tetapi cobalah untuk meningkatkan kemampuan kita dalam mengembangkan aplikasi, seiring dengan semakin mudah dan berkembangnya bahasa pemrograman PHP itu sendiri.
Cake PHP dan Framework Lainnya
PHP merupakan sebuah bahasa pemrograman yang memungkinkan seorang developer membuat sebuah aplikasi berbasis web yang powerful. Seiring dengan semakin berkembangnya kebutuhan akan aplikasi berbasis PHP, dan semakin kompleksnya
pengembangan aplikasi, dibutuhkan sebuah kerangka kerja (framework), yang terdiri dari file-file pustaka berupa class-class PHP yang bisa diincludekan dalam aplikasi yang sedang kita kembangkan.
Selama ini, pemahaman yang kita peroleh tentang aplikasi web berbasis PHP adalah sebuah aplikasi yang terdiri dari file-file PHP yang berisi kode-kode dan tag html yang dicampur dengan tag PHP, atau lebih dikenal dengan nama spaghetti code (iya lah, coba
aja liat makanan spaghetti yang lebih mirip dengan bakmi campur). Pengembangan aplikasi berbasis konvensional seperti ini tidaklah keliru, namun akan menjadi masalah besar apabila aplikasi ini membutuhkan banyak fitur dan pengembangan di kemudian hari.
Seiring dengan berkembangnya aplikasi berbasis OOP (Object Oriented Programming), akhirnya beberapa developer PHP bekerja sama untuk membuat sebuah framework yang memudahkan pekerjaan mereka dalam “mencetak” aplikasi baru. Banyak sekali
framework yang beredar di internet, bahkan beberapa diantaranya membutuhkan instalasi PHP 5 (seperti Prado dan Zend). Dari beberapa framework yang ada, CakePHP adalah pilihan yang menarik dengan kemampuannya yang beragam dan adaptasinya pada
instalasi PHP 4.1.x dan PHP 5.
CakePHP menjadi pilihan, karena beberapa kelebihannya, antara lain :
1. Open Source, ini adalah salah satu syarat untuk berkembangnya sebuah framework yang baik.
2. Riset yang terus-menerus dan terorganisir dengan baik. Sebuah framework bukanlah pekerjaan yang selesai dalam waktu 1 – 2 hari. Semakin terorganisirnya sebuah framework berbanding lurus dengan kualitas framework yang dihasilkan.
3. Dokumentasi yang lengkap. Framework yang baik harus mempunyai dokumentasi yang lengkap, karena sekumpulan class tanpa dokumentasi tak lebih dari sebongkah file yang asing dan menambah masalah developer. Untuk referensi
lebih lengkap (gunakan manual dan API CakePHP), silahkan buka http://www.cakephp.org
4. OOP dan yang lebih penting lagi adalah MVC. MVC singkatan dari Model, View, Controller. Waduh, apalagi tuh ? Baca subbab selanjutnya !
5. CakePHP memungkinkan pengaturan user dan hak aksesnya dalam aplikasi yang kita kembangkan, dengan sarana yang lebih mudah dipahami. Fitur ini dikenal dengan nama Access Control List (ACL).
6. Scaffolding. Ya, barangkali inilah fitur yang jarang didapat pada framework lain.
Hanya dengan menambahkan pada file controller Anda code :
var $scaffold ;
maka Cake akan secara otomatis mengenerate semua yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi CRUD (Create, Read,Update, Delete) secara lengkap. Nggak percaya ? Tunggu aja edisi tutorial kelanjutan artikel ini.
Apa saja yang harus dipelajari untuk pemula ?
Untuk mempelajari CakePHP, setidaknya ada beberapa pemahaman yang seyogyanya
dikuasai :
1. Pemrograman Berbasis Objek (OOP). PHP sudah mendukung OOP, dan untuk lebih memahami cara kerja framework, tidak ada salahnya anda mempelajari pola kerja OOP pada pemrograman PHP.
2. Model basis data relasional. Nggak wajib sih, tapi sangat membantu untuk memudahkan kita dalam menyusun basis data yang valid dan mudah dimengerti oleh framework. Apalagi untuk aplikasi rumit yang membutuhkan banyak tabel
dan normalisasi.
3. Terminologi MVC. MVC singkatan dari Model, View, dan Controller. Model : representasi aktif dari struktur database Anda. Framework berbasis MVC menekankan pentingnya disain database yang valid, termasuk hubungan antar tabel dalam database tersebut. Model memungkinkan developer untuk melakukan query antar database (bila memang diperintahkan oleh controller). Sebuah aplikasi MVC yang baik memisahkan antar tampilan dan logika kerja (logic). Model adalah sesuatu yang mewakili basis data yang diolah sedemikian rupa oleh controller (logic), untuk ditampilkan (view) hasil olahannya. View : tampilan luar dari aplikasi Anda. User akan berhadapan langsung dengan tampilan ini. View tidak boleh mengandung bussiness logic, alias logika kerja aplikasi. Bisa dikatakan, view adalah template dari tampilan aplikasi Anda yang memudahkan Anda untuk menggantinya di kemudian hari.
Controller : inilah bagian yang paling signifikan dari sebuah aplikasi berbasis MVC. Benar dan tidaknya hasil olahan data akan sangat tergantung dari logika kerja aplikasi yang tersusun pada bagian controller ini. Controller akan mengolah data dari model, menyimpannya dalam variabel-variabel, dan menampilkannya pada view.
4. Last but not least adalah, segala sesuatu yang ada hubungannya dengan CakePHP, mulai dari manual, tutorial, API, artikel yang terkait dengannya, sampai kemudian contoh-contoh aplikasi yang ada. Pada bagian akhir artikel ini akan disediakan link downloadan tentang segala sesuatu yang mungkin dibutuhkan untuk pemula yang ingin mempelajari CakePHP dengan lebih sistematis.

Download Artikel nya disini
dewa

Komentar (0)        Cetak        Beri tau temen        Atas


Artikel yang berhubungan:
» Tentang Bahasa Pemrograman Prolog
» Script PHP Menampilkan Hasil Pencarian Multikategori
» Menyimpan Tulisan Arab Ke MySQL
» Tentang DOM di Javascript
» Script Multiple File Upload Dengan PHP
» Ide Pembuatan Script PHP Upload Download File Via Folder
» Multi Language dengan PHP
» Tutorial membuat program java (J2ME) di HP
» Tentang Bahasa Pemrograman Web
» jQuery Ajax Display for Loading Content
» Trick Upload PHP Auto Rename
» Sejarah Pemrograman bahasa java
» Cara Membuat Rss
» Lebih dalam dengan operasi string bag.1
» Pengenalan dan Sejarah PHP


Artikel lain:
Lebih dalam dengan operasi string bag.1 (02.16.2009)
Pengenalan dan Sejarah PHP (02.13.2009)



 
  ::| Events
July 2010  
Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
 

 
Bookmark and Share Page Ranking Tool