APA ITU WEB MASTER ?
Rabu, 04.22.2009, 08:00am (GMT)
APA ITU WEB MASTER ?
Ketika
Frontpage 98 digembar-gemborkan sebagai sebuah editor HTML WYSIWYG yang
bisa melakukan editing dan layout dengan pendekatan border equal 0.
Seorang teman saya yang kebetulan lebih ke seorang desainer grafis
mengatakan pada saya bahwa dengan demikian posisi webmaster sudah
terancam. Saya tidak setuju kepadanya, yang saya pahami benar bahwa
yang ia katakan ketika itu adalah "Saya kalau begini, ndak perlu kamu
dong untuk membuat layout pada HTML". Jeff. Zeldman membakar kita
dengan Web Standard, ibarat seperti gong, kepala teman saya itu
dipukulnya dengan kata-kata "Cross browser". -- Dia pun kembali mencari
saya. Saya bertanya kepadanya; jadi apa itu webmaster menurut anda?
Jawabnya; seseorang yang mau mengurusi hal-hal yang tidak mau dia urus
(sebagai desainer grafis). --Hal-hal yang bisa dialih tugaskan kepada
software. Terus terang, pola pendekatan teman saya itu, adalah pola
yang sangat umum terjadi. Niscaya karena itu sekarang bila kita membaca
lowongan pekerjaan IT pada Harian/Majalah Umum kadang kita temukan
requirement seperti tahu HTML, Web, dan lain-lain pada posisi yang
belum jelas menandakan bahwa nanti dia akan mengurus web melulu. Yang
artinya men-tenderkan proyek web bagi perusahaan itu ingin dianggap
tidak perlu; sebab orang IT-nya sendiri bisa. Itu tidak salah sama
sekali, tapi juga sepenuhnya benar; Iya, saya seorang penguna
DreamWeaver, software bukan semata-mata musuh saya, saya menyukainya
karena ia mempermudah pekerjaan saya. Namun anda harus bisa melepaskan
DreamWeaver itu dan mengerjakannya code by code, dan bila tidak; maka
memang sudah tidak dibutuhkan sekali untuk membuat sebuah images
roll-over yang asyik. Kita semua tentu berharap paham bila dengan
adanya software-software tadi definisi webmaster tidak akan berhenti
pada tukang coding html semata, karena sepertihalnya dalam pengadilan,
para webmaster adalah para pengugat yang terus-menerus menyanyikan lagu
bahwa kita sulit di-replace oleh software melalui eksepsi, replik dan
lain-lain. Banyak dari kita setia duduk didepan komputer lebih lama
daripada siapapun juga demi menelurkan situs-situs menarik, membreak
down sebuah database yang bahkan sepertinya tidak memiliki prospek
skalabilitas; sementara diluar sana. Aceh masih bergolak, Ambon masih
berdarah, dan banyak ISP di DDOS. Webmaster memiliki tingkat konsern
sendiri dan masing-masing fokus tersendiri, dan ini tidak bisa
digantikan dengan software apapun juga. JADI APA ITU WEBMASTER? Selena Sol mengambarkannya jelas sekali di WDVL . Bahwa seorang Webmaster adalah seorang yang melakukan hal-hal seperti: • Membangun situs web (Building Websites) • Membuat/mengisi kandungan situs web (Content Creation) • Desain Arsitek terhadap kandungan tadi (Architectural Design),dan • Tahu teknik penerapan (Implementation), tidak perduli software apapun yang ia gunakan, dan cara apapun yang ia halalkan. Untuk
membangun sebuah situs web, anda memerlukan web hosting. Sepertihalnya
Toekangweb saya percaya pada Indoglobal.com , pemain lama, dan
berpengalaman, terlebih dari itu mereka tidak menawarkan jasa
Web-mastering. Saya sering bertanya kepada rekan-rekan di Indoglobal,
mengapa mereka tidak menyediakan jasa web-mastering, jawabnya cukup
sederhana; bahwa mereka memang bukan para web master. Tetapi kalau
kita mendiskusikan perihal membangun situs web tanpa mengingat perihal
content, pekerjaan yang dilakukan Indoglobal.com; menginstall web dan
kemudian meletakkan kode " Namadomain.com"
adalah pekerjaan webmaster juga. Dan programmer-programmer seperti M.
Akbar atau Steven H. adalah juga webmaster, walau mereka ndak pernah
mengurusi Gus Dur di bold, United di Italic. Karena ketika mereka
mengetik print "Content type:" mereka sudah Mengisi kandungan situs web
pada sebuah pages yang digenerated via sebuah program perl. Karena
perlu diingat kekuatan seorang webmaster bukan semata-mata terletak
pada hal-hal tadi, tapi dari kemampuannya melakukan desain arsitek
terhadap situs webnya -- yang oleh Mas Saranto kerap disebuh "Graphical
System"; mengimplentasi kemampuan webnya, program-program yang
dijalankan di server, dan walaupun puyeng mengurusi masalah
update(content update) ia, melakukannya. Jadi Webmaster itu adalah?
Mungkin perlu juga Penjelasan Selena Sol pada WDVL diatas dilengkapi
dengan kata-kata "melakukan semua" hal-hal tadi. BUKAN GELAR, BUKAN SEKEDAR JABATAN Katakanlah
ada sebuah perusahaan yang mengunakan core aktif teknologi Microsoft,
dan ia tentu sangat salah bila ia memperkerjakan seorang webmaster yang
doyan PHP dan sedikit anti terhadap ASP. Bagi perusahaan itu webmaster
yang tidak mengerti ASP adalah momok. Begitu pula sebaliknya; bila
seorang yang sangat percaya pada teknologi server Apache malah
menginstall IIS 5.0 pada servernya. Memilih webmaster yang salah adalah
sebuah momok. Sampai sekarang saya tidak mengerti bagaimana
Macromedia Flash itu bekerja, karena memang dia tidak mengawali dirinya
dengan kode , jadi saya bukan Web Master? Tentu bukan bila ia adalah
sebuah site berbasis flash. Bagaimana dengan seorang yang setiap
melihat hasil kerja 40 jam seseorang lalu mengatakannya "Ah saya bisa
bikin macam-macam itu di Frontpages. Tinggal dipakaikan hover button
saja kan?". Apa dia juga bisa disebut webmaster? Tentu bisa, bila ia
percaya itu sudah cukup dan sudahlah saya tidak ingin mempeributkannya
lagi. Begitu juga mereka yang tidak tahu arti $t++, apa mereka bisa
disebut webmaster? Tentu bisa, karena situs itu mengunakan 1 baris kode
Perl pun tidak. Istilah webmaster itu bukan pemberian seperti gelar
Master Magister, atau Master-master lainnya(termasuk Drunken Master).
Itu hanya istilah bagi mereka yang melakukan semua hal yang Selena Sol
sebutkan. Ini adalah sebuah jabatan/posisi untuk mengurusi situs web,
dan itu artinya benar-benar seperti arti "Master" yang sesungguhnya;
seperti "Dokter" pada "Docter Dolittle". Hanya saja bila menuruti kamus
bahwa istilah Master itu adalah tidak ada yang dapat
menyuruh-nyuruhinya --selain intensitas dan moralnya, Maka Web Master
bukan sekedar pengurus web, tetapi orang yang punya kuasa atas web. Dan
orang-orang di Web Hosting Indoglobal tadi bisa disebut webmaster juga?
Mereka toh punya kuasa untuk melakukan chmod 000 pada sebuah roots.
Bisa iya, juga bisa tidak. Toh, mereka tidak pernah mengakui atau
menyebut dirinya seorang webmaster -- paling tidak belum serajin saya
dan manusia-manusia lain via Toekangweb. Dan, kita menyebut diri kita
Webmaster hanya karena kita pernah/sedang menjabat sebuah posisi
webmaster pada sebuah site, personal homepages sekalipun. Pernahkah
anda bernorak-norak menulis jabatan webmaster pada kartu nama anda?
atau pada sebuah acara reuni menjelaskan bahwa anda sekarang telah
bekerja disebuah perusahaan sebagai seorang webmaster? Saya pernah.
Dan, anda tahu itu adalah hal yang ternyata lebih sulit dipahami oleh
masyarakat umum. Anda bahkan tidak dapat membayangkan betapa
menyesatkannya itu, takala begitu tahu anda seorang web master mereka
malah minta belajar dari anda. Sepertihalnya Jackie Chan bertemu dengan
Drunken Masternya lalu belajar menjadi Drunken Master juga. Maka tidak
heran masih banyak yang menulisnya dengan bahasa seperti "IT Manager"
--walaupun bila diubek-ubek dikamusnya pula artinya belumlah sekeren
dan sehebat Webmaster. Makna Web Master itu akan begitu terasa bila
anda menerima surat dari webmaster@sebuahdomain.or.id? Karena disitulah
web master mulai dipahami. Ialah seorang yang menerima input atas
situsnya dan melakukannya bila ia anggap perlu dan bisa ia lakukan. Ia
pengurus web; seorang yang punya kuasa atas web. Dan atas itulah ia
memiliki kewajiban untuk mempertahankan kekuasaannya di situs itu. Jadi
buktikan kalau anda adalah seorang web master, sekalipun anda bahkan
tidak memiliki kekuasaan atas situs anda itu. REDEFINISI WEBMASTER Penjelasan
Selena Sol di WDVL menurut saya untuk membuat pembacanya mengerti
terhadap sebuah definisi webmaster yang baik. Dan menurutnya webmaster
yang baik mengerti akan hal-hal sebagai berikut: • Visual Design.
Tidak perduli ia mengunakan software apa untuk membuat "glowing flaming
logo type", tidak perduli ia mengunakan Notepad, Frontpage, atau apa
saja untuk menghasilkan sebuah layout menarik. • Pengetahuan
Managerial, sebab ia akan duduk berjam-jam berdiskusi dengan para
Kepala Penjualan, Brand Manager, Pemilik perusahaan, dengan segala
macam konsern yang ada dihadapan mata, dan yang tersembunyi dalam
ketakutan-ketakutan yang mungkin timbul. Dan, setelah itu ia harus
berhadapan lagi sekelompok orang yang ditugasi mengurus masalah update,
dan mereka harus anda buat memahami apa yang telah ia kerjakan
siang-malam selama berminggu-minggu kemarin. Dalam penjelasan Selena
Sol itu, kita juga diminta untuk memahami bahwa situs web itu adalah
sesuatu yang kompleks, dan kadang istilah webmaster itu adalah julukan
untuk sebuah team, dan bukan seorang saja. -- dan mudah berpindah
tangan, untuk alasan bahwa situsnya memerlukan "refreshment". Maka
boleh dong saya menambahkan satuhal; • Mau dan responsible terhadap
input yang ia terima. Sekalipun walau dalam usaha mempertahankan
ke-"web master"annya, ia terpaksa belajar lagi sebelum di-lengserkan
oleh para pengunjung yang sepi. Saya percaya istilah web master itu
diberikan kepada orang yang kerjanya mengurus web agar ia menerima
keluh kesah para pengunjungnya yang cuman punya pilihan Next, Previous,
select, search, dan yang terakhir dan penting adalah "asking", dan anda
(web master) punya pilihan "changing".
--Oleh : TACoen.--
dewa
|