|
|
|
Tips Memilih USB Box External Enclosure
Jumat, 05.29.2009, 01:04am (GMT)
 Demikian banyaknya merk USB Enclosure yang beredar di pasaran saat ini, bervariatif mulai model, harga, merk sampai garansi nya.
Bagaimana cara kita memilih USB Enclosure External untuk Hard Disk
(1.8″, 2.5″, 3.5″, 5.25″) yang tepat agar sesuai dengan keinginan yang
kita harapkan ?
Coba jawab dulu pertanyaan ini :
- Berapa kapasitas hard disk yang akan anda gunakan ?
- Apakah USB External itu akan bersifat mobile (dibawa kesana kemari) atau sbg file sharing (static di satu tempat) ?
- Berapa kira-kira jam kerja yang akan digunakan untuk USB External tersebut ?
- Fungsi External itu untuk apa ? Backup temporer atau Storage murni ?
Pilihannya sbb :
- Jika kapasitas hard disk yang digunakan lumayan besar : > 250 GB
(terutama SATA), pilihan utama ialah menggunakan 3.5″ (kalau bisa
carilah yang menggunakan kipas - jangan yang mengandalkan pasif
cooling). Untuk hard disk IDE, pilihan lebih banyak ditentukan oleh
kapasitas hard disk yang memang menentukan suhu pada saat
penggunaan.Pada kapasitas 40-320 GB, USB Box 3.5″ merupakan solusi yang
tepat. Jika kapasitas hard disk sudah melampaui batasan tsb, dan sampai
saat ini demikian banyak hard disk yang beredar melebihi 320 GB —>
tidak ada pilihan selain membeli USB Box External 5.25″ (yang memiliki
kipas) atau 3.5″ yang memang chipsetnya mendukung kapasitas > 320 GB
(sebagai contoh USB box 3.5″ Phillips, SOHOUSB dan LENOX) dan memiliki
cukup system pelepasan panas yang mendukung (Thermaltake Silver River
sbg contoh)Beberapa chipset di merk2 tertentu, terkadang menyebabkan
masalah pada kekacauan pendeteksian hard disk dengan kapasitas LBA 48
(>137 GB), hal ini yang sering menimbulkan pesan “Write Delayed
Failed” pada status message Windows. hal lain yang sering dialami ialah
kapasitas asli HDD tersebut tidak dikenali seutuhnya (200 Gb didetek
sebagai 137 GB) walaupun menggunakan OS paling baru.Pada kasus
tertentu, beberapa merk USB Box External yang diujicoba mengalami
kegagalan boot hard disk, artinya hard disk terdetek di Windows Disk
dengan normal (model terdetek) tapi kapasitasnya 0 byte !
- Jika HDD digunakan sebagai storge yang benar2 mobile (dalam arti
kata sesungguhnya : tiap hari dibawa pulang pergi rumah - kampus -
kantor) : anda harus mempertimbangkan juga cara membawanya. Selain
memilih kapasitas dan model yang sesuai.HDD 1.8″ sangat praktis, begitu
mungil dan gampang dimasukkan ke saku baju/celana…tapi di balik
keunggulannya ini, kita melupakan satu hal : benturan sering terjadi,
hujan, dll —-> bencana untuk USB box dan HDD nya….THINK ABOUT
IT….HDD 2.5″ cukup praktis…beberapa merk USB box external menyediakan
pocket dari kulit tiruan untuk melindungi box nya. Cuma perhatikan saat
akan memasang hard disk tsb. HDD 2.5″ memiliki braething hole (bbrp
vendor spt Hitachi membuat “breathing hole di bagian atas) pastikan
anda tidak lupa memasang bantalan penjaga jarak yang disediakan oleh
vendor USB box yang anda beli (biasanya beruapa busa dengan double
tape) Breathing hole ini diperlukan oleh HDD untuk melakukan sirkulasi
panas agar menyebar di permukaan casing (karena 2.5″ box tidak memiliki
kipas untuk pendinginan)Lupakan saja membeli USB box 2.5″ yang tidak
memperhitungkan jarak antara body HDD dengan casing USB box (kurang
lebih 1-2 mm) : Anda cuma akan mengalami masalah yang tidak diduga
nantinya : hang - lelet - error dll.Untuk HDD 3.5″ : sebenarnya tidak
praktis sbg “mobile” storage, mesti bawa2 adaptornya sekalian
kemana-mana…tapi jika mobility anda dalam hal ini hanya dalam
lingkungan kerja…pindah2 meja atau backup workstation tiap2 client di
satu gedung ruang kerja —> pilihan ini masih masuk akal.Jika anda
menggunakan HDD ini sbg file sharing (lewat jaringan di kantor atau
kampus), pilihan akan lebih berat ke 5.25″ model dengan kipas pendingin
dan juga memiliki fungsi NAS (Network Attached Storage)Salah satu yang
sering digunakan ialah Maxtor One Touch Storage (walaupun lumayan mahal
- produk ini masih jadi favorit), ada juga Thecus (lihat thread
sebelumnya ttg NAS di forum ini).
- Jika jam kerja HDD tsb tinggi : > 9 jam, anda sebaiknya memilih
HDD 3.5″ dengan USB box 3.5″ atau malah 5.25″ yang lumayan bagus
(dilengkapi kipas dll). HDD memang akan lebih stabil jika jarang di
on-off. Namun suhu juga harus diperhatikan : tidak boleh terlampau
panas (apalagi tidak bisa direlease oleh Casing nya).
- USB box sekali lagi…BUKANLAH SOLUSI YANG TEPAT UNTUK MEMBACKUP
DATA2 PENTING ! Gunakan media optic untuk membackup data anda dan
simpan di tempat yang aman. Selama data berada dalam system storage
yang masih mengandalkan elektromagnetic dan mekanik (dalam hal ini :
HDD & USB BOX nya), resiko failure tetap ADA.
Backup - backup - dan backup !!! sumber :capunx.blogdetik.com
dewa
|
|
|
|
|
| Mg |
Sn |
Sl |
Rb |
Km |
Jm |
Sb |
| |
|
|
|
1 |
2 |
3 |
| 4 |
5 |
6 |
7 |
8 |
9 |
10 |
| 11 |
12 |
13 |
14 |
15 |
16 |
17 |
| 18 |
19 |
20 |
21 |
22 |
23 |
24 |
| 25 |
26 |
27 |
28 |
29 |
30 |
31 |
|
| |
|
 |
|
 |
| ::| Artikel Utama |
|
 |
|
|
|